Genjot Potensi Wilayah, Karantina Lampung Bersama Pemangku Kab.Lampung Barat Gotong Royong Sukseskan Ketahanan Pangan

Genjot Potensi Wilayah, Karantina Lampung Bersama Pemangku Kab.Lampung Barat Gotong Royong Sukseskan Ketahanan Pangan

Lampung, beritatani.com – ( 25/6/20) Sejak bulan maret wabah Pandemi COVID19 melanda Indonesia, sebagian besar masyarakat terdampak sosial ekonomi dan beresiko mengancam ketahanan pangan. Hal ini mendorong Menteri Pertanian RI melakukan gerak cepat bersama seluruh eselon 1 turun ke lapangan melakukan gerakan percepatan olah tanah ( GPOT) di seluruh wilayah termasuk Prov.Lampung.

Provinsi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional menjadi prioritas Kementan untuk genjot produktivitas sumber pangan pada enam bulan kedepan. Upaya strategis ini untuk menjamin ketersediaan stok pangan di Prov.Lampung khususnya dan seluruh wilayah Indonesia. Pada bulan Juni 2020 Provinsi Lampung memiliki target tanam padi seluas 205.637 ha.

Baca Juga: Porang Raksasa Sibolga Kuasai Pasar Ekspor di Tiga Negara

Baca Juga: Berkat Program Sikomandan, Kebuntingan Sapi dan Kerbau di Sumut Lewati Target

Kabupaten Lampung Barat merupakan salah satu lumbung pangan di Prov.Lampung memiliki komoditas pertanian unggulan bidang pertanian, perkebunan dan hortikultura seperti padi, cabe, coklat, kopi, pisang, salak dan jeruk. Pada bulan Juni ini Lampung Barat menargetkan tanam padi seluas 4678 ha dan realisasi mencapai 3930 ha tersebar di seluruh kecamatan seperti Bandar Negeri Suoh, Balik Bukit, Way Tenong dll.

Karantina Lampung selaku Tim Supervisi dan Pendampingan Program Utama Kementan melalui Surat Edaran No 03/SE/ KR.230/M/05/2020 tentang antisipasi krisis pangan bersama Dinas lingkup provinsi dan kabupaten berperan aktif turun ke lapangan memantau dan memastikan Kesiapan percepatan Tanam Musim Tanam II (MT/II) Tahun 2020 Khususnya dari segi pengolahan lahan untuk pertanaman di Lampung Barat. Kegiatan gotong royong dilakukan dengan pendampingan dan bimtek terkait sistem pelaporan dan bimbingan skaligus identifikasi komoditas unggulan serta genjot layak pasar ekspor.

“Karantina pertanian lampung siap melakukan pembinaan secara berkelanjutan dan bersinergi bersama instansi daerah mengalakkan komoditas pertanian unggulan wilayah layak ekspor.”Ujar Muh Jumadh, Ka Balai Karantina Pertanian Lampung

Baca Juga: Seekor Anjing Ditolak Masuk Semarang

Baca Juga: Ekspor Sabut Kelapa Lampung Makin Melesat

Semangat bersama Membangun Negeri
Semangat Bersama Melindungi Negeri

 

Privacy Preference Center

%d bloggers like this: