Polbangtan Manokwari Gandeng Kemenkumham Tuk Lindungi Hak Kekayaan Intelektual

Polbangtan Manokwari Gandeng Kemenkumham Tuk Lindungi Hak Kekayaan Intelektual

Manokwari, beritatani.com – Jaga kebutuhan pangan untuk 267 Juta jiwa masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian (Kementan). Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo terus menyuarakan seluruh insan pertanian untuk peduli dengan pangan khusunya disaat pendemi Covid-19 seperti saat ini.

Pangan lokal sangat berpotensi untuk mendukung kebutuhan pangan ditiap daerah dan juga mendukung Program diversifikasi pangan. “Perkuat ketahana pangan nasional dengan diversifikasi pangan lokal. Jangan pernah malu mengkonsumsi makan-makanan asli Indonesia,” Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi.

Pangan lokal yang juga termasuk Kekayaan Inteluktual komunal bukan hanya sebagai pendorong pengembangan daerah dan perekonomian masyarakat tetapi juga sebagai perekat identitas bangsa Indonesia. Dalam Penandatanganan MoU oleh Direktur Polbangtan Manokwari dan Kepala Kemenkumham RI Kanwil Papua Barat, Aston Hotel, Manokwari Rabu, (23/9). Kepala Kantor Wilayah Papua Barat kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Anthonius M. Ayorbaba, S.H., M.Si.

Baca Juga: 2 Produk PWMP Polbangtan Manokwari Gabung di Lapak Kostratani Online

Baca Juga: Jenderal Andika: Kami All Out Dukung Pertanian

Anthonius juga mengajak seluruh lapisan masyarkat untuk mengenal, melestarika, dan melindungi kekayaan intelektual komunal Indonesia dengan peduli dan melakukan pencatatan. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, dalam hal ini berperan dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni menyelenggarakan Proses Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta menyatakan, “Besinergi dengan Kemenkumham, kami akan secara optimal menjalankan apa yang tertuang dalam nota kesepahaman.” Terlebih, Polbangtan memiliki Binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang akan bertransformasi menjadi Model BPP Komando Strategis Pertanian (Kostratani).

Kostratani menjadi pusat gerakan pembangunan pertanian. Disanalah, peran Polbangtan Manokwari menggandeng Kemenkumham untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual, khususnya dibidang pertanian.

Baca Juga: Potensi Besar Ternak Sapi, Lampung Selatan Jadi Visitasi Kepemimpinan Nasional Tingkat II

Baca Juga: Kementan-TNI AD Sepakat Perkokoh Kesiapan Penyediaan Pangan

 

Privacy Preference Center

%d bloggers like this: