Wujudkan SDM Unggul, Kementan Sinergikan Program Praktik Kerja Lapang dengan Program Utama

MANOKWARI, beritatani.com — Terjunkan mahasiswa ke lapangan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari adakan kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) I, II, dan Pendampingan Program Utama Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (14/4). Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan, “Dalam mewujudkan pertanian yang lebih optimal, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak itu penting, terutama melibatkan generasi tani milenial”, ujar Mentan SYL.

Komitmen dalam mewujudkan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern selalu bergerak di seluruh jajaran pertanian dari pusat hingga ke pedesaan. Turunnya mahasiswa ke lapangan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 didukung penuh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi.

Dedi Nursyamsi mengungkapkan, “Para calon petani milenial, belajar yang rajin, bersungguh sungguh dan harus menguasai teknologi empat titik nol”, papar Dedi.

Menurutnya, pendidikan vokasi memegang peranan penting dalam peningkatan mutu SDM pertanian.

Sebagai upaya peningkatan SDM Pertanian, Polbangtan Manokwari menerjunkan 125 mahasiswa tingkat II pada 35 unit usaha pertanian serta 104 mahasiswa tingkat III di 11 Balai Penyuluhan Pertanian. Ketua Panitia PKL, Y. Yan Makabori menyampaikan, “Sebaran daerah unit usaha mulai dari Kabupaten Manokwari, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Nabire, Kabupaten Luwu Utawa, Kabupaten Kotamubago Gorontalo, Kabupaten Tomohon, Palembang. Sedangkan BPP, tersebar di Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Fak Fak, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Tondano.”

Setiap tahunnya, pelaksanaan PKL terus mengalami peningkatan. Yan Makabori mencontohkan, dalam komoditi hortikultura, sayuran dataran rendah dan hidroponik sudah menjadi bagian dalam kajian PKL. Selain itu dari sektor peternakan dengan berkolaborasi dengan Unit Teaching Factory (TEFA), pada calon petani milenial juga akan terjun langsung dalam melakukan budidaya ayam potong, ayam petelur, serta burung puyuh.

Lebih lanjut Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta dalam sambutan yang sekaligus membuka secara resmi menyampaikan, “Tahun sebelumnua, kegiatan PKL dan Program Pendampingan dilaksanakan secara terpisah. Namun, tahun ini berjalan beriringan.” Bukan itu saja, Purwanta pun menegaskan Kegiatan Praktikum mata kuliah juga menjadi bagian dari kegiatan PKL ini.

Sebagai upaya dalam peningkatan mutu SDM Pertanian. Konten PKL 2 bagaimana mengintegrasikan kegiatan pendampingan program utama kementan dengan penerapan penyuluhan yang telah mahasiswa peroleh dibangku kuliah. Begitu pun dengan pelaksanaan PKL 1, Dokter hewan yang membahasakan dirinya sebagai “Bapak”nya seluruh civitas akademika Polbangtan Manokwari bertutur, “Bapak sudah pernah sampaikan PKL 1, magang agribisnis mengajak bagaimana kondisi nyata para pengusaha dilapangan.”

Selama tiga bulan, mahasiswa akan berada di lapangan terhitung mulai 19 April 2021 hingga 17 Juli 2021. Purwanta pun menyakinkan seluruh calon petani milenial yang hadir di Aula Polbangtan Manokwari, Pertanian memberikan peluang yang luar biasa, terlebih dengan adanya dukungan program dari Kementan.