BET Cipelang Kementan Memperoleh Sertifikat Kesesuaian SNI

BET Cipelang Kementan Memperoleh Sertifikat Kesesuaian SNI

Bogor, beritatani.com – Bertempat di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen PKH, Kementan, Sugiono menyerahan Sertifikat Kesesuaian SNI Embrio Ternak kepada BET Cipelang yang diterima langsung oleh Kepala Balai Oloan Parlindungan.

Pemberian Sertifikat Kesesuain SNI ini merupakan suatu bukti bahwa produk produk benih atau bibit yang dihasilkan oleh UPT kita memiliki kualitas yang baik, sesuai SNI,” terang Sugiono Saat Penyerahan Setifikat pada Sabtu,11 Juli 2020

Sertifikat Kesesuaian SNI merupakan jaminan tertulis yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) bahwa produk yang dihasilkan oleh produsen tersebut sudah sesuai dengan standar (SNI) yang menjadi acuannya.

Penghargaan berupa sertifikat kesesuaian SNI ini mejadi prestasi yang patut dibanggakan oleh BET Cipelang, karena hal ini merupakan suatu bukti bahwa produk embrio yang dihasilkan memiliki mutu atau kualitas baik dan bisa disebarkan ke masyarakat.

Baca Juga: Titer Antibodi Protektif Menjadi Syarat HPR Dilalulintaskan

Baca Juga: Giliran Manggis Saburai Masuk Pasar Ekspor Cina

Oloan, Kepala Balai Embrio Ternak Cipelang menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada LSPro karena telah mensertifikasi produk embrio ternak sehingga bisa ada jaminan mutu secara tertulis bahwa produk tersebut berkualitas yang dibuktikan dengan sertifikat kesesuaian SNI.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak yang sudah membantu dan mendukung kami sehingga BET Cipelang ini berhasil mendapatkan penghargaan sertifikat kesesuain SNI dari LSPro dan hal ini bisa menjadi nilai tambah tersendiri bagi kami” ucap Oloan saat prosesi acara penyerahan sertifikat

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus berupaya menghasilkan benih dan bibit berkualitas. Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Ditjen PKH yang menghasilkan benih berupa embrio ternak. Embrio merupakan salah satu benih ternak yang memerlukan penanganan khusus agar dapat berkembang menjadi individu yang mewarisi sifat unggul tetuanya.

Benih dan bibit ternak memiliki peran penting dan strategis dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas ternak sehingga perlu diusahakan agar benih dan bibit yang diproduksi dan diedarkan tetap terjamin mutunya sesuai standar. Saat ini benih embrio yang dihasilkan BET Cipelang sudah memenuhi SNI 7880.1:2013 Embrio ternak-Bagian 1: Sapi .

Rata-rata per tahun BET Cipelang bisa menghasilkan 800 embrio ternak, dan sampai dengan bulan Juni ini sudah memproduksi 786 embrio dari target 945 embrio tahun ini,
Mengacu pada Peraturan Pemerintah No 48 tahun 2011 tentang sumber daya genetik hewan dan perbibitan ternak, bibit didefinisikan sebagai ternak yang mempunyai sifat unggul dan mewariskannya serta memenuhi persyaratan tertentu untuk dikembangbiakkan. Sedangkan benih adalah bahan reproduksi ternak yang berupa mani, sel telur, telur tertunas, dan embrio.

Baca Juga: Karantina Pertanian Lampung Kembali Gagalkan Penyelundupan 1.673 ekor Kacer

Baca Juga: DOKTER HEWAN DITENGAH TURBULENSI PANDEMI COVID-19

Halaman Berikutnya…

 

Privacy Preference Center

%d bloggers like this: