KARANTINA PERTANIAN BANJARMASIN PASTIKAN MODEL BPP KOSTRATANI TETAP BERLANJUT

KARANTINA PERTANIAN BANJARMASIN PASTIKAN MODEL BPP KOSTRATANI TETAP BERLANJUT

beritatani.com – Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin drh. Nur Hartanto, MM bersama staf, melakukan kunjungan ke BPP Kec. Martapura Barat dalam rangka pendampingan Model BPP Kostratani. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi agar kegiatan Piloting Model BPP Kostratani di BPP Kec. Martapura Barat, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan BPP Martapura Barat tersebut dihadiri para Penyuluh Pertanian Kecamatan dan Kabupaten. Koordinasi yang dikemas dalam bentuk diskusi tersebut membahas kegiatan yang telah dilakukan BPP Martapura Barat, serta kendala dalam pelaksanaan kegiatan. Dalam diskusinya Nur Hartanto menyampaikan, bahwa “Pembangunan Model BPP Kostratani merupakan program pemerintah untuk mewujudkan terpenuhinya pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia, untuk itu ada 12 kegiatan monitoring terhadap BPP Model Kostratani”. “Kami harapkan dalam kesempatan ini kita dapat mengevaluasi sudah sampai pada kegiatan yang keberapa BPP Martapura Barat ini dalam mewujudkan Model BPP Kostratani”.

Baca Juga: Gerakan Bangkit Bangsaku untuk NTB yang Gemilang

Baca Juga: Kembangkan Pertanian Berkelanjutan, Presiden: Kita Harapkan Pendapatan Petani Akan Meningkat

Diskusi yang berlangsung dari pagi hingga menjelang siang hari tersebut di diperoleh data tentang kendala atau permasalahan yang dihadapi BPP Martapura Barat dan tahapan kegiatan yang telah dilakukannya dalam mewujudkan Piloting Model BPP Kostratani. Permasalahan yang disampaikan oleh para penyuluh pertanian tersebut diantaranya seperti yang disampaikan oleh Danil Bangsawan, sebagai berikut, “Petani padi banyak yang mengeluh karena tiap tahun biaya produksi terus meningkat, tetapi disisi lain harga gabah tetap sama dengan tahun-tahun yang lalu”. Tersebut salah satu contoh permasalahan yang telah diresume oleh Nur Hartanto dan stafnya.

Semoga permasalahan yang telah teridentifikasi segera mendapatkan solusi yang terbaik, dan semoga sejahteralah petani kita sang pahlawan pangan Indonesia. Jayalah pertanian Indonesia menuju pertanian yang maju, madiri dan modern.

Baca Juga: Lagi, Petani Milenial Sukses Bisnis Kopi

Baca Juga: Membuat Daging Lebih Empuk untuk Barbeque

 

Privacy Preference Center

%d bloggers like this: