Membuat Daging Lebih Empuk untuk Barbeque

Oleh: Dr. drh. Denny Widaya Lukman, MSi

Sumber Foto http://www.meltiquebeef.com.au/

Salah satu tuntutan konsumen daging sapi terhadap daging (mentah) yang akan dibakar/dipanggang atau dibuat stik adalah keempukan.

Keempukan daging sapi yang dimasak singkat (bakar/panggang, tumis) salah satunya dipengaruhi oleh lemak intramuskular (marbling) atau lemak di antara serabut otot (daging). Lemak tersebut dipengaruhi antara lain oleh jenis (bangsa/breed) sapi, pakan, dan umur sapi saat dipotong.

Lemak dalam daging saat ini dapat diproduksi secara „artificial“ dengan teknik „penyuntikan“ lemak dalam daging dan dikenal sebagai „artificial marbling“. Lemak yang disuntikkan tersebut berupa lemak sapi (yang dipanaskan hingga cair) kemudian dicampur dengan lemak nabati atau asam lemak (dalam bentuk bubuk) seperti „conjugated linoleic acid“ (CLA). Teknik penyuntikan lemak dalam daging dikembangkan sejak tahun 1966.

Baca Juga: Petani Milenial Papua Barat Jadi Duta Genre 2020

Baca Juga: BEM Polbangtan Manokwari sambut Gembira Kehadiran Mahasiswa Baru

Perusahaan Jepang „HOKUBEE Co., Ltd“ mengembangkan daging dengan „artificial marbling“ tahun 1984 dan memberi nama MELTIQUE BEEF. Tentunya daging ini TIDAK DAPAT DIKATEGORIKAN sebagai WAGYU.

MELTIQUE BEEF terinspirasi dari metode kuliner tradisional Perancis yang disebut „PIQUE“ yaitu memasukkan lemak atau bumbu (herbs) dalam daging menggunakan jarum khusus yang disebut „LARDOIR“ untuk meningkatkan cita rasa dan keempukan daging.

Saat ini MELTIQUE BEEF sudah menyebar di dunia dan disukai oleh konsumen pecinta daging. Di Indonesia sudah dijual walaupun masih terbatas.

MELTIQUE BEEF sangat cocok untuk barbeque atau dimasak menjadi stik daging.

Daging sapi untuk dibuat stik atau barbeque sudah beragam jenisnya, bergantung „dana“ yang kita miliki, misalnya KOBE BEEF, WAGYU, DRIED AGED BEEF, dan MELTIQUE BEEF, atau daging asal „breed“ tertentu misalnya BLACK ANGUS.

Baca Juga: DPR RI Minta Kementan Dorong Petani Tingkatkan Penggunaan Pupuk Organik

Baca Juga: Kejar Target Produksi Akhir Tahun, Mentan Panen Padi Sekaligus Tanam Di Lampung Tengah

 

Penulis: Dr. drh. Denny Widaya Lukman, MSi
Penulis adalah pakar Higiene Pangan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner dari Fakultas Kedokteran Hewan, IPB University

 

Privacy Preference Center