Menjaga Lingkungan Budidaya Di Areal Peternakan Ayam

Menjaga Lingkungan Budidaya Di Areal Peternakan Ayam

Penulis:
Dayat Hermawan
Widyaiswara BBPKH Cinagara

Limbah merupakan salah satu bentuk dari sampah yang berwujud padat, cair, dan gas. Biasanya sampah padat hanya dapat diolah dengan cara dibuang lalu dibakar atau ditimbun. Dalam agribisnis, limbah peternakan merupakan bahan andalan pemenuhan kebutuhan pupuk, yang biasanya dihasilkan dari usaha peternakan ayam, terutama berupa feses ayam dan bau yang kurang sedap serta air buangan. Tetapi, karena pengelolaannya yang belum memadai maka sebagian besar limbah peternakan justru masih menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Manfaat Hijauan Pakan Ternak Untuk Pakan Unggas

Baca Juga: Kolaborasi OPD Bidang Pertanian Papua Barat Sukseskan Panen Padi

Dampak negatif yang ditimbulkan sebagian besar berasal dari feces yang berbau karena dibentuk dari gas amonia, nitrat, nitrit dan gas sulfida, dan akan mudah terbentuk dalam kondisi anaerob, sehingga akan menimbulkan bau yang tidak sedap.  Dampak lainnya yaitu dapat memicu banyak lalat berdatangan yang berasal dari larva yang berperan membantu dalam proses pembusukan dan penguraian feses. Lebih jauh lagi larva yang menjadi lalat dewasa ini jika dalam jumlah yang sangat banyak, akan mengganggu aktivitas ayam maupun operator kandang.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Karantina Pertanian Lampung Siap Genjot Ekspor Komoditas Pertanian

Halaman Berikutnya…

 

Privacy Preference Center

%d bloggers like this: