MENGELOLA UNGGAS PEDAGING PERIODE STARTER

MENGELOLA UNGGAS PEDAGING PERIODE STARTER

beritatani.com – Ayam broiler telah banyak dipelihara oleh peternak didaerah perkotaan dan perdesaan baik sebagai usaha pokok atau sambilan. Penyebaran ayam broiler cukup luas karena produksi dagingnya dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dan harganya yang relatif murah bila dibandingkan sumber daging dari ternak lain seperti ternak ruminansia.

Ayam broiler merupakan hasil teknologi yaitu persilangan antara ayam Cornish dengan Plymouth Rock. Yang mana memiliki karakteristik ekonomis, pertumbuhan yang cepat sebagai penghasil daging, konversi pakan rendah, dipanen cepat karena pertumbuhannya yang cepat, dan sebagai penghasil daging dengan serat lunak (Murtidjo, 1987).

Baca Juga: PROSPEK PENGOLAHAN PRODUK HASIL PETERNAKAN

Baca Juga: Penjelasan Kementan Tentang Hoax Ayam Diberi Hormon Pertumbuhan

Hal-hal yang terus diperhatikan dalam pemeliharaan ayam broiler antara lain perkandangan, pemilihan bibit, manajemen pakan, sanitasi dan kesehatan, recording dan pemasaran. Banyak kendala yang akan muncul apabila kebutuhan ayam tidak terpenuhi, antara lain penyakit yang dapat menimbulkan kematian, dan bila ayam dipanen lebih dari 8 minggu akan menimbulkan kerugian karena pemberian pakan sudah tidak efisien dibandingkan kenaikkan/penambahan berat badan, sehingga akan menambah biaya produksi. Untuk itu Pengelolaan pada masa starter juga berperan penting dalam usaha ayam pedaging /broiler.

Baca Juga: Kementan Dorong Pengunaan KUR Untuk Meningkatkan Usaha Peternakan

Halaman Berikutnya…

 

Privacy Preference Center

%d bloggers like this: